Seorang kepala dusun di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, menikahkan seorang ABG perempuan (15) dengan pria (17). Pernikahan itu terjadi pada 10 Oktober 2020.
Program ini bertujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur. Pelajar diharapkan memahami aturan lalu lintas.
Tujuh orang menjadi tersangka kasus seorang pelajar Alimuddin (17) tewas ditikam gegara memeluk wanita inisial AA (15), yang merupakan istri ABG inisial F (16).
Dua ABG ditemukan tewas setelah tenggelam di Saluran Irigasi Bendung Gerak Serayu, Banyumas. Sebelumnya, kedua korban pesta miras dengan dua teman perempuannya.