Ratusan bonek suporter Persebaya yang mengendarai sepeda motor terjaring razia petugas Satlantas Polrestabes Surabaya. Rata-rata para suporter tidak menggunakan helm ataupun kelengkapan sepeda motor.
Meski bermain 10 orang pemain, Persebaya mampu melibas Persija versi Hadi Basalamah empat gol tanpa balas dalam pertandingan ujicoba yang digelar Stadion Gelora 10 November Tambaksari Surabaya, Selasa (22/11/2011).
Meski hanya sebuah laga uji coba, namun Polrestabes Surabaya tetap akan mengamankan pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Persija dengan kekuatan penuh. 1.065 Personel polisi akan disiapkan.
Seorang satpam Gereja Bethany, Sumarno, tewas setelah ditabrak motor yang dikendarai bonek yang berboncengan 2 orang. Seorang bonek tertangkap, dua kabur.
Lima bonek kubu pro merger ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap bonek kubu tolak merger. Mereka dianggap telah melanggar pasal 351 KUHP dan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan berat.
Tidak ingin terjadi tawuran sesama suporter Persebaya, Bambang DH akan mengumpulkan seluruh kelompok atau elemen bonek. Wakil Walikota Surabaya itu meminta agar seluruh kasus dualisme Persebaya diserahkan ke PSSI.
Wakil Walikota Surabaya tidak ingin polis hanya mengusut tuntas kasus tawuran sesama bonek. Namun, juga melihat permasalahan yang ada di balik insiden itu sehingga mengantisipasi agar tidak terjadi tawuran lagi.
Wakil Walikota Surabaya Bambang DH menjenguk seorang suporter Persebaya yang menjadi korban tawuran antar Bonek. Orang nomor 2 di Pemkot Surabaya ini berjanji akan menanggung biaya selama korban dirawat di rumah sakit.
Empat bonek dari kubu pro merger yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan terhadap bonek kubu tolak merger diciduk. Keempat pelaku itu, saat ini menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Surabaya.