Indonesian Corruption Watch (ICW) menemukan adanya dugaan politik uang berdasarkan laporan beberapa warga Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Dalam pelaporan ini ICW mendampingi Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK).
Pemilu Legislatif 2014 telah usai, tak luput beberapa kecurangan ditemukan dalam demokrasi akbar tersebut. Adapun Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta menemukan 27 kasus dugaan kecurangan.
Kepolisian Daerah Metro Jaya menilai pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) 2014 di DKI Jakarta dan sekitarnya berjalan aman dan kondusif. Tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu jalannya pelaksanaan pemungutan suara di DKI Jakarta.
RSCM menolak mendirikan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Padahal beberapa pemilu sebelumnya ada 3 TPS di sana. Bawaslu DKI akan menyelidiki hal ini. Bila terbukti ada pelanggaran, RSCM bisa dikenai sanksi.
Tak seperti pada pemilu sebelumnya, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada pemilu legislatif tahun ini tak menyediakan TPS. Bawaslu DKI baru mengetahui hal itu setelah melakukan sidak pada malam tadi.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta masyarakat melapor jika mendapati kecurangan atau pelanggaran saat pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Laporan bisa disampaikan langsung kepada Bawaslu.
Bawaslu DKI melakukan inspeksi lapangan pada malam jelang pemungutan suara di lokasi penggusuran. Bawaslu mendapati banyak warga yang sudah mengungsi, dan tetap bersedia memilih di lokasi penggusuran.
Bawaslu DKI turun ke lapangan mengecek kesiapan pemungutan suara di Jakarta pada malam jelang pemungutan suara. Hasilnya, ada 9 kotak suara di 3 TPS didapati tak bersegel.
Latar belakang utama berdirinya sebuah lembaga survei adalah memberikan pendidikan politik terhadap publik melalui penelitian yang obyektif. Menjadikan lembaga survei sebagai tempat utama mencari nafkah merupakan salah kaprah dan berbanding terbalik dengan proses demokratisasi.