Kehidupan kita yang berjalan terus setiap hari sebenarnya adalah bentuk pengembaraan. Tidak ada yang tahu sampai dimana kita akan bernafas, dan apa yang akan menimpa kita esok pagi, semuanya misteri.
Bagaimana sebaiknya ketika mendengar di dekat kita ada orang membaca Al-Qur'an? Lalu apa yang kita lakukan ketika sedang menyimak orang yang membaca al-qur'an tapi banyak ayat yang dibaca tidak sesuai ilmu tajwid?
Paket buku senilai Rp 1 juta untuk dua pemenang diberikan kepada penyampai pertanyaan terbaik. Bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI kali ini, siapakah yang beruntung?
Orang yang sakit tidak shalat lima waktu, katanya nanti saja kalau sudah sembuh di-qadha, ada juga yang apabila sakit kemudian sampai meninggal dan belum sempat salat (tidak salat selama sakit) maka ahli warisnya akan menggantinya dengan membayar fidyah. Benarkah cara seperti ini? Adakah dalilnya?
Setelah menginformasikan tempat kitab amalan para pendurhaka, ayat 10 Surah al-Muthaffifin menjelaskan bahwa kecelakaan yang akan dihadapi para pendurhaka itu akan terjadi pada Hari Pembalasan.
Di daerah saya sejak beberapa tahun terakhir ini hampir semua orang yang akan menunaikan ibadah haji melaksanakan upacara keberangkatan dengan dana yang cukup besar. Apa dasar hukumnya?
Bagaimana supaya kita bisa merasakan mukjizat Al-Qur'an? Yang kedua tentang Al- Qur'an yang di lauhul mahfudzh, Apakah sama dan kita bisa mengetahuinya nanti?