Iran menyatakan bahwa negara-negara seharusnya menahan diri untuk tidak mempolitisasi ledakan dahsyat yang mengguncang kota Beirut, Lebanon, pekan lalu.
Ribuan orang Lebanon, yang marah dengan para pemimpin politik mereka, kembali turun ke jalan setelah ledakan besar yang menewaskan sedikitnya 154 orang.
Kabar-kabar palsu yang menceritakan tentang penyebab dan siapa aktor intelektual di balik ledakan dahsyat di Lebanon, menyebar dengan cepat di sosial media.
Diketahui, AHY pernah bertugas sebagai Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak, dalam Operasi Pemulihan Keamanan di Aceh (2002).
Usai ledakan besar yang terjadi di Beirut, Israel menawarkan bantuan kepada Lebanon. Tawaran bantuan ini akan disalurkan melalui perantara internasional.
Korban tewas akibat ledakan di Lebanon mencapai 154 orang dan ribuan lainnya terluka. Pemerintah setempat menyatakan kerugian mencapai sekitar Rp73 triliun.