Presiden Iran Masoud Pezeshkian memuji peran Pakistan dalam menengahi gencatan senjata antara Iran dan AS, yang disebutnya "efektif dan bertanggung jawab".
Kebakaran melanda Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS), sebuah rumah sakit milik pemerintah di Islamabad. Dilaporkan 15 bayi tewas dalam insiden ini.
Militer Pakistan membombardir kota-kota besar di Afghanistan, termasuk Kabul. Menhan Pakistan Khawaja Asif menyatakan kedua negara dalam "perang terbuka".
Ledakan bom mobil yang dilakukan para militan di pos pemeriksaan di barat laut Pakistan dan kemudian melepaskan tembakan ke arah polisi tewaskan 12 orang.
Pakistan dipuji telah menjadi mediator dalam konflik Iran-AS. Pakistan berupaya memperbaiki citranya di tengah perang yang masih berlangsung melawan Afganistan.
Satu-satunya perjanjian denuklirisasi yang tersisa antara Rusia dan AS resmi berakhir. Maka usai pula pembatasan jumlah senjata nuklir kedua negara adidaya.
Pasutri asal Pakistan, Muhammad Javed dan Saima, segera disidang atas penyelundupan 1,5 kg sabu dengan modus telan. Barang bukti telah dilimpahkan ke kejaksaan.