Erick Thohir diketahui telah menjual sahamnya di Inter Milan. Kemudian muncul isu bahwa uang itu digunakan untuk membeli saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA).
Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya menduga preman di kawasan Tanah Abang mencoba menempatkan pedagang baru di kolong jembatan penyeberangan multiguna (JPM).