"Bahaya itu. Nantinya, puncak kasus COVID-19 di Jakarta akan turun karena bergeser lebih cepat. Sementara, yang di non-Jakarta akan terjadi peningkatan."
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan belum ada obat yang teruji mengobati corona. Oleh karena itu negara diimbau jangan sembarangan menggunakan obat.
Berdasarkan laporan Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI yang dihimpun hingga 25 September, varian Alpha-Beta-Delta paling banyak ditemukan di DKI.