Keluarga korban pembunuhan oleh kelompok MIT terima santunan duka dari pemerintah. Bantuan santunan sebesar Rp 60 Juta, Masing-masing mendapat Rp 15 juta.
Saksi mata menceritakan saat kelompok teroris MIT di Poso, Sulteng, memenggal kepala warga hingga tewas. Saksi menyebut pembantaian terjadi saat hendak ke kebun
Seorang anggota Brimob mengazani anaknya lewat video call. Bharatu Muhibin tidak dapat mengazani anaknya karena tengah bertugas mengejar kelompok teroris MIT.
Pemerintah mengutuk keras dan melakukan pengejaran terhadap Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Pemerintah pun telah mengirimkan bantuan-bantuan kepada korban.
Eks pimpinan MIT yang kini berstatus narapidana kasus terorisme (napiter) Muhammad Basri bin Barjo alias Bagong mengajak kelompoknya di Poso agar pulang.
Satgas Madago Raya berhasil menembak 2 orang dari kelompok teroris MIT. Beredar kabar Pimpinannya Ali Kalora turut tertembak. Berikut penjelasan Polri.
Haru momen Ipda Rano Aprilianto (33) mengazani anak ketiganya yang baru lahir via telepon. Ia mengazani anaknya di tengah hutan dalam tugas Operasi Madago Raya.