Para pedagang oleh-oleh di sepanjang Jalan Raya Nagreg ancam bakal berdemo di jalan tersebut saat malam takbiran. Hal itu jika permintaan mereka memberlakukan jalur Nagreg kembali jadi dua arah saat arus balik tidak digubris pemerintah.
Para pedagang oleh-oleh di sebelah selatan Jalan Raya Nagreg merugi sejak jalan itu diberlakukan satu arah. Kerugian akibat tak berjualan ditaksir mencapai ratusan juta sehari.
Rekayasa lalu lintas di jalur Nagreg dimana kendaraan kini jadi satu arah berdampak negatif bagi pedagang oleh-oleh di sepanjang Kampung Pamucatan, Nagreg. Sekitar 150 pedagang urung mengais untung saat arus mudik kali ini.
Seperti diperkirakan sebelumnya, jalur mudik di Nagreg, Jawa Barat, akan macet parah. Hari ini yang merupakan puncak mudik lebaran kemacetan tersebut tak terhindarkan.
Bus primajasa jurusan Bekasi-Garut menabrak tiga unit sepeda motor di turunan Jalan Nagreg, sekitar pukul 18.20 WIB, Sabtu (27/8/2011). Satu orang meninggal dunia dan tiga orang luka-luka dirawat di rumah sakit.
Jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Raya Nagreg, dari arah Bandung ke timur seperti Garut dan Tasikmalaya, pada H-3 ini melebihi jumlah kendaraan pada H-3 arus mudik tahun 2010.