Berbeda dengan banjir tahun 2007, banjir yang terjadi sejak tadi pagi ternyata bukan banjir kiriman. Banjir kali ini akibat hujan lokal yang cukup deras.
Simpul Semanggi rapat terkunci gara-gara semua kendaraan menghindari genangan air di kolong Semanggi. Beberapa kendaraan mogok atau jatuh dalam lobang air dikolong Semanggi.
Semakin siang, genangan air bertambah. Kendaraan yang berusaha keras melintasi jalanan tersebut harus memperlambat laju kendaraannya sehingga memicu kemacetan.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai, persoalan banjir di ibukota Indonesia itu mirip dengan ayam dan telor. Semua pihak hanya saling melempar permasalahan.