Pemerintah didesak segera merumuskan program fasilitasi untuk menumbuhkan keswadayaan masyarakat mencegah ajaran radikal dan terorisme di lingkungannya sendiri.
Museum penanggulangan terorisme pertama di Indonesia ada di Bali. Museum ini terbuka untuk umum dan diresmikan Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose.
Kemenag mengungkap cara mendeteksi radikalisme di lingkungan pendidikan. Salah satunya lewat survei dengan pertanyaan 'setuju atau tidaknya Pancasila diganti?'.