Seorang warganet menyoroti harga Serum Anti Bisa Ular (SABU) di RSUD Palabuhanratu yang dianggap mahal. Anehnya, bukti pembelian itu tidak disertai kwitansi.
Tokoh masyarakat Kampung Bojongsoka, Bantargadung, Sukabumi mengeluhkan mahalnya harga satu vial Serum Anti Bisa Ular (SABU). Keluhan itu dibagikan ke medsos.
Direktur RSUD Palabuhanratu Damayanti buka suara soal vial Serum Anti Bisa Ular (SABU) yang dianggap mahal dan tanpa kwitansi. Ia menduga oknum pegawainya.