Ketidakhadiran wahyu al-Qur'an, seperti yang selama ini diterima oleh Nabi Muhammad Saw, melahirkan dampak negatif dalam jiwa beliau sehingga melahirkan semacam kegelisahan.
Ada banyak hal yang dapat kita renungkan selama bulan Ramadan. Di bulan ini, seolah kita berlomba menjadi orang baik, namun jatuhnya seolah jadi 'musiman'.
Beberapa waktu lalu saya membaca tulisan yang mengatakan 10 hari pertama sebagai rahmat, 10 hari kedua sebagai ampunan, dan ada 10 hari ketiga adalah berdasar kepada hadits dhaif. Mohon penjelasan.
Surah adh-Dhuha terdiri dari 11 ayat. Kata adh-Dhuha berarti 'Waktu matahari naik sepenggalahan'. Tema utamanya adalah sanggahan terhadap dugaan yang menyatakan bahwa Allah telah meninggalkan Rasul Saw.
Apakah pernikan saya sah, karena pada saat menikah saya dalam kondisi hamil? Apakah anak saya juga berdosa dan menjadi hina karena dia lahir dalam keadaan yang salah?