Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan stabilitas rupiah di DPR, meyakini penguatan akan terjadi pada Juli-Agustus 2026, meski saat ini ada kritik dari DPR.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkap penyebab nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah dalam beberapa waktu terakhir.
Kurs rupiah diprediksi melemah ke Rp 17.050 pasca libur Lebaran, dipicu penguatan dolar AS dan lonjakan harga minyak. Upaya pemerintah dan BI belum cukup.
Bank Indonesia terus memperkuat stabilisasi Rupiah melalui pengelolaan suku bunga dan perluasan instrumen valas (Dolar, Yuan, Yen) untuk menarik investasi asing