Menteri Sosial Gus Ipul mengumumkan pemutakhiran data penerima BLTS, memastikan 35,04 juta KPM layak menerima bantuan. Proses verifikasi terus berlanjut.
Ratusan WNI dipaksa bekerja jadi pelaku penipuan daring di Kamboja. Mereka disekap, dipukul, dan disetrum. Muak karena diperlakukan semena-mena, mereka kabur.
Mensos Gus Ipul meninjau Sekolah Rakyat 42 Bandung, berdialog dengan orang tua siswa, dan mendukung program pendidikan untuk masa depan anak-anak Indonesia.
Kemensos dan PT Pos Indonesia sinkronisasi data penerima BLTS Rp 300 ribu untuk 35 juta Keluarga Penerima Manfaat. Bantuan ini untuk Oktober-Desember 2025.
Menteri Sosial Gus Ipul kunjungi Puskesos di Pontianak untuk memastikan akurasi data bantuan sosial. Ia dorong sinergi antar lembaga dan pemutakhiran data.