Setelah serangan AS terhadap Iran, Teheran membalas dengan menyerang pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait. Negara Teluk tetap berisiko merugi jika konflik meluas.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerah terhadap AS dan Israel meskipun ancaman terhadap Iran terus dilontarkan keduanya.
Trump perintahkan serangan baru di Iran sebagai balasan atas serangan kapal. Ledakan terdengar di selatan Iran, meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz.