Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan global bond atau surat utang berdenominasi Dolar Amerika Serikat (AS) dengan target US$ 2 miliar hingga US$ 3 miliar.
Nilai tukar rupiah lemah akibat krisis kepercayaan dan institusi. Pengalaman Habibie dalam reformasi ekonomi jadi acuan untuk pemulihan dan kebijakan ke depan.