KKP memproyeksikan program KNMP di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Rp 29,2 miliar per tahun.
Lagu-lagu Indonesia Timur mendominasi media sosial, sementara pop Sunda mengalami penurunan. Akademisi musik Rita Tila menjelaskan faktor perubahan ini.