PM Inggris David Cameron menyebutkan penggunaan senjata kimia oleh rezim Suriah dalam memerangi pemberontak, merupakan isu yang sangat serius. Cameron pun menyerukan internasional untuk melakukan sesuatu.
Konflik antara pemerintah Suriah dengan pemberontak terus berlangsung. Sedikitnya 500 warga asing yang berasal dari Eropa ikut serta dalam perjuangan melawan rezim Presiden Bashar al-Assad.
Pejabat militer Israel menuding Presiden Suriah Bashar al-Assad menggunakan senjata kimia dalam konflik di negaranya. Assad menggunakan zat kimia sarin untuk melawan pemberontak.
Kelompok militan di kawasan yang dikuasai kelompok perlawanan di Suriah utara menculik dua orang pendeta yang sedang dalam perjalanan ke Aleppo. Masih belum jelas kelompok yang menculik kedua pendeta senior di Aleppo itu.
Konflik Suriah terus menelan korban jiwa. Serangan roket militer Suriah menghancurkan desa setempat. Sedikitnya 12 orang, termasuk wanita dan anak-anak, tewas akibat serangan ini.
Lagi-lagi korban jiwa berjatuhan dalam konflik di Suriah. Pesawat-pesawat perang Suriah melancarkan serangan udara terhadap daerah-daerah pemberontak. Akibatnya, 25 orang tewas termasuk 12 anak-anak.
Satu bom mobil meledak di pusat ibukota Suriah, Damaskus, menewaskan paling tidak 15 orang dan melukai 53 lainnya. Ledakan terjadi di kawasan perumahan dan perdagangan yang ramai.
Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon mengeluarkan peringatan keras terkait serangan roket dari Gaza. Yaalon mengingatkan, Israel akan membalas setiap serangan di wilayahnya dan tak akan membiarkan rakyatnya diserang "dengan cara apapun".