Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyoroti rencana pembelian Eurofighter Typhoon bekas milik Austria yang dilirik Menhan Prabowo Subianto. Ia memberikan saran.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membatalkan kontrak alutsista (alat utama sistem persenjataan) senilai Rp 50 triliun karena ada masalah besar. Apa saja?
Prabowo tertarik membeli 15 Eurofighter Typhoon bekas Austria. Dilihat dari spesifikasinya, jet Eurofighter Typhoon mampu melesat menembus kecepatan suara.
Sebuah langkah besar dilakukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Sebab, ia berani membatalkan kontrak senilai Rp 50 triliun di Kementerian Pertahanan.