detikFinance P. Sudibyo Caretaker Dirut Indofarma Jabatan direktur utama PT Indofarma Tbk yang lowong, sementara diisi caretaker direktur keuangannya P Sudibyo. Jumat, 07 Sep 2007 10:27 WIB
detikFinance 12 BUMN Tunggu Perombakan Manajemen Kementerian BUMN hingga kini sudah merombak direksi dan komisaris di 56 perusahaan pelat merah. Tinggal 12 BUMN yang akan segera menyusul. Kamis, 06 Sep 2007 13:46 WIB
detikNews Awas! Obat Kuat Campur Semen Berbagai macam obat tradisional diproduksi Shadewo Sinar Jaya. Yang paling laku adalah obat kuat. Tapi awas dicampur semen putih! Selasa, 04 Sep 2007 14:38 WIB
detikFinance Bio Farma Tidak Masuk Holding BUMN Farmasi Rencana pembentukan holding BUMN farmasi tidak akan melibatkan Bio Farma. Perusahaan yang terkenal dengan produksi vaksinnya ini dibiarkan berdiri sendiri. Selasa, 04 Sep 2007 12:55 WIB
detikFinance Direksi Baru BTN Diumumkan Pekan Depan, BUMN Lain Nyusul Setelah berkali-kali tertunda, pemerintah akan mengumumkan direksi baru BTN pekan depan. Pergantian manajemen BUMN-BUMN lain akan segera menyusul. Sabtu, 25 Agu 2007 16:37 WIB
detikFinance Dirut Indofarma Di-rolling Jadi Dirut Kimia Farma Untuk mempercepat proses konsolidasi BUMN Farmasi, Dirut Indofarma Sjamsul Arifin dipindah menjadi Dirut PT Kimia Farma. Jumat, 24 Agu 2007 15:49 WIB
detikFinance Kimia Farma Targetkan Pertumbuhan Laba 2007 Hingga 48% PT Kimia Farma Tbk menargetkan perolehan laba bersih tahun 2007 sebesar Rp 62 miliar atau meningkat 47,6% dibandingkan 2006 sebesar Rp 42 miliar. Jumat, 03 Agu 2007 15:46 WIB
detikFinance Pejabat 9 BUMN Paling Nakal Di 9 BUMN tidak terdapat sama sekali pejabat wajib lapor harta kekayaan ke KPK yang menunaikan kewajibannya. BUMN-BUMN mana saja? Jumat, 08 Jun 2007 16:45 WIB
detikNews Pejabat 9 BUMN Paling Nakal Di 9 BUMN tidak terdapat sama sekali pejabat wajib lapor harta kekayaan ke KPK yang menunaikan kewajibannya. BUMN-BUMN mana saja? Jumat, 08 Jun 2007 16:17 WIB
detikNews Obat Mahal dan Langka di Daerah karena Masalah Distribusi Distribusi obat-obatan di Indonesia belum merata. Buntutnya, harga obat melambung tinggi karena jumlahnya langka. Rabu, 30 Mei 2007 17:27 WIB