Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) akhir tahun berada di level 5,5%. Nyaris mendekati 6%. Kenaikkan bunga acuan ini sudah sesuai dengan prediksi para ekonom.
"Depresiasi nilai tukar rupiah relatif lebih baik dibandingkan negara lain di kawasan seperti China 8,96% year to date dan India 10,24% year to date," ujarnya.
Kalangan memprediksi bank sentral mengerek bunga acuan pada kisaran 25 bps hingga 50 bps. Jika bunga acuan kembali naik, maka levelnya akan mendekati 6%.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bercerita soal detik-detik menegangkan bagi ekonomi Indonesia saat virus COVID-19 mulai menyerang dan masuk ke Indonesia.