Pemerintah Sri Lanka meminta warga yang berada di luar negeri untuk mengirimkan uang ke dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan akan bahan pangan dan bahan bakar.
Kondisi Sri Lanka sangat mengkhawatirkan. Di tengah krisis ekonomi yang melanda, negara ini dihadapkan masalah gagal bayar utang luar negeri Rp 729 triliun.
Usai krisis politik dan keuangan, rakyat Lebanon terancam kelaparan. Jerman janjikan lebih banyak bantuan karena impor pangan dari Ukraina dan Rusia berkurang.
Beijing mewajibkan semua penduduk dites COVID, langkah yang meningkatkan kekhawatiran terhadap karantina wilayah atau lockdown lebih ketat. Apa yang terjadi?