"Pertumbuhan transaksi Agustus 2019 tetap tinggi mencapai 230,25% (yoy) sejalan dengan preferensi masyarakat terhadap penggunaan uang digital terus menguat,"
"Pertumbuhan kredit melambat dari 9,58% (yoy) pada Juli 2019 menjadi 8,59% (yoy) Agustus 2019, terutama dipengaruhi terbatasnya permintaan kredit korporasi,"
"Penguatan rupiah didukung oleh aliran masuk modal asing yang tetap berlanjut dan bekerjanya mekanisme permintaan dan pasokan valas dari para pelaku usaha,"
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, Hong Kong tertarik untuk menyimpan uang di Indonesia karena kondisi politik Hong Kong sedang genting.