Meski menggagalkan BBM jenis avtur sebanyak 22.000 liter, namun polisi belum menemukan siapa pemiliknya. Avtur ini diduga ilegal dan tidak mempunyai izin resmi.
Saya sempat bertanya tentang latar belakang studi yang dipakai sebagai dasar diputuskannya Visit Indonesia Year 2008 dan seperti yang saya sudah duga, ternyata Depbudpar memang tidak mempunyai dasar ilmiah.
Helikopter Twin Pack S-58 sempat mendarat di tanah perkebunan. Lalu terbang lagi, namun kemudian jatuh di kebun sawit. Sungguh mengagetkan salah satu korban tewas, seorang miliader dari Singapura.
Mengapa pemerintah tidak mengambil kesempatan dan berusaha keras untuk bertemu UE sebelum 28 Juni 2007? Tentu hanya aparat di lingkungan DJU saja yang dapat menjawabnya. Cuek sih, dilarang terbang deh!