Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menyebut sekolah tatap muka secara terbatas hanya berlangsung 2 jam tiap harinya.
Sejumlah negara menangguhkan vaksin AstraZeneca menyusul laporan kasus pembekuan darah usai penyuntikan. Namun sederet negara lain memilih tetap melanjutkan.
Nadiem menjelaskan alasan belajar tatap muka di sekolah harus digelar. Nadiem khawatir, jika belajar tatap muka tak segera digelar, pernikahan dini meningkat.