Ketum PB PMII meminta maaf atas ucapan yang disampaikannya saat Kongres. Saat itu dia menyebut Sulawesi Tengah adalah pusat gerakan radikal dan menentang NKRI.
Pemerintah waspada terhadap ISIS dan kelompok yang diduga punya hubungan. "Dan saya menyatakan HTI termasuk memiliki hubungan dekat dengan ISIS," ujar Wiranto.
PBNU mendukung langkah pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia. Misi dari HTI dinilai Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini bertentangan dengan Pancasila.