Densus 88 menangkap pria inisial L yang diduga teroris di Tolitoli. Penangkapan terduga teroris yang dikenal penjual keripik itu membuat warga setempat geger.
Keputusan ini diumumkan di tengah tekanan untuk mengurangi subsidi bahan bakar, saat perekonomian Teheran terpuruk akibat rentetan sanksi internasional.