detikNews Subsidi Rakyat Jadi Subsidi DPR Kemarahan dan kegeraman terhadap DPR atas naiknya tunjangan operasional mereka Rp 10 juta per bulan belum berakhir. Rabu, 26 Okt 2005 10:27 WIB
detikNews KKB Dijual Seharga Rp 800 Ribu! Penyelewengan penyaluran subsidi langsung PKPS BBM kian marak. Pemerintah bahkan menemukan Kartu Kompensasi BBM yang dijual seharga Rp 800 ribu. Duh! Jumat, 07 Okt 2005 13:15 WIB
detikFinance KKB Dijual Seharga Rp 800 Ribu! Penyelewengan penyaluran subsidi langsung PKPS BBM kian marak. Pemerintah bahkan menemukan Kartu Kompensasi BBM yang dijual seharga Rp 800 ribu. Duh! Jumat, 07 Okt 2005 13:09 WIB
detikFinance Subsidi BBM Disetujui Rp 113,7 T Panitia Kerja (Panja) A Panitia Anggaran DPR RI menyepakati subsidi BBM tahun 2005 sebesar Rp 113,7 triliun. Kamis, 08 Sep 2005 17:26 WIB
detikFinance Subsidi BBM Membengkak Rp 25 T Pemerintah akhirnya menyesuaikan kembali asumsi harga minyaknya dalam APBN-P 2005 tahap kedua menjadi US$ 50,6/barel, sehingga subsidi bertambah Rp 25 triliun. Senin, 15 Agu 2005 17:55 WIB
detikFinance BP Migas Siap Pasok Elpiji PLN BP Migas siap memasok elpiji untuk PLN dalam rangka mengubah energi pembangkitnya, asalkan PLN mau membayar sesuai harga pasar yakni US$ 400 per ton. Jumat, 05 Agu 2005 11:28 WIB
detikFinance Kenaikan BBM Industri Diharap Hemat Subsidi Hingga Rp 20 T Kebijakan Pertamina menaikkan harga BBM untuk industri mulai 1 Agustus 2005 diharapkan mampu mengurangi subsisi BBM hingga Rp 20 triliun. Kamis, 04 Agu 2005 13:34 WIB
detikFinance Departemen ESDM Sisihkan 60% Anggarannya Untuk Kelistrikan Bayangkan, penduduk yang dapat listrik ternyata hanya 55%. Departemen ESDM pun tak segan-segan menyisihkan 60% anggaran untuk kelistrikan. Rabu, 27 Jul 2005 15:20 WIB
detikFinance Perubahan Pola Subsidi BBM Terganjal Data Orang Miskin Meneg PPN Sri Mulyani Indrawati mengakui rencana pemerintah mengubah pola subsidi BBM menjadi subsidi langsung terganjal masalah data orang miskin. Senin, 18 Jul 2005 18:26 WIB
detikFinance Pola Subsidi BBM Perlu Dirombak Beban subsidi BBM sudah terlampau berat. Karenanya, pemerintah mengkaji perubahan pola subsidi menjadi subsidi yang tepat sasaran, hemat, efisien. Kamis, 14 Jul 2005 11:24 WIB