Garda Revolusi Iran menyerang fasilitas militer AS di Teluk, memicu kecaman dari Oman, Kuwait, dan Qatar. Serangan ini dianggap eskalasi berbahaya di kawasan.
Amerika Serikat meluncurkan serangan terhadap 140 target militer Iran sebagai balasan atas serangan di Selat Hormuz, menargetkan rudal, drone, dan amunisi.