detikNews Kivlan Surati Menhan-Menko Polhukam Minta Perlindungan Hukum Surat meminta perlindungan hukum itu dilayangkan pengacara Kivlan hari ini. Rabu, 12 Jun 2019 22:51 WIB
detikNews Rusuh 22 Mei, Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Aktor Selain Habil Marati Polisi tengah mendalami ada-tidaknya pihak lain di luar Kivlan Zen dan Habil Marati yang diduga terlibat dalam kerusuhan 22 Mei. Rabu, 12 Jun 2019 21:33 WIB
detikNews Mereka Menolak Tim Mawar Diungkit Lagi Nama Tim Mawar kembali mencuat ke publik dan disebut terkait dengan peristiwa kerusuhan 22 Mei. Rabu, 12 Jun 2019 21:30 WIB
detikNews Wiranto Jamin Pengakuan Tersangka Kerusuhan Bukan Karangan Wiranto menegaskan pengakuan para tersangka kerusuhan 22 Mei 2019 bukan karangan. Rabu, 12 Jun 2019 19:35 WIB
detikNews Komisi III akan Panggil Kapolri Dalami Sebab Kematian Korban Rusuh 22 Mei Komisi III DPR akan memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada 19 Juni mendatang untuk membahas kasus kerusuhan 22 Mei. Rabu, 12 Jun 2019 18:23 WIB
detikNews Ulama Bojonegoro Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Sidang Pilpres di MK Ulama Bojonegoro meminta masyarakat tidak terpancing dengan isu provokasi yang mengarah ke integrasi bangsa jelang sidang gugatan hasil Pilpres di MK. Rabu, 12 Jun 2019 18:19 WIB
detikNews Polri: Ada 5 Komponen dalam Kasus Senjata Ilegal Kivlan Zen cs Polisi menyebut ada lima komponen dalam kasus kepemilikan senjata api Mayjen (Purn) Kivlan Zen cs. Rabu, 12 Jun 2019 18:09 WIB
detikNews Investigasi Tewasnya 9 Korban Rusuh 22 Mei Terkendala TKP yang Misterius Polisi menyebut TKP 9 korban tewas tertembak saat rusuh 22 Mei 2019 belum diketahui sehingga menyulitkan investigasi. Rabu, 12 Jun 2019 17:38 WIB
detikNews Polisi Sita Buku Tabungan dan Rekening Koran Habil Marati Polisi menyita buku tabungan dan rekening koran milik Habil Marati, politikus PPP yang memberikan uang kepada Kivlan Zen untuk membeli senjata api. Rabu, 12 Jun 2019 16:39 WIB
detikNews Wiranto: Pengakuan Tersangka Kerusuhan 22 Mei Bukan Karangan Menko Polhukam Wiranto sampaikan keterangan tersangka kerusuhan 22 Mei bukti bahwa tak ada karangan pemerintah. Pelaku merencanakan pembunuhan tokoh nasional. Rabu, 12 Jun 2019 16:13 WIB