PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) raih pinjaman dari Deutsce Bank dan sponsor lainnya untuk membayar utang ke pemerintah senilai US$ 400 Juta dan Rp 1 Triliun.
Harapan tertanganinya krisis oleh para pemimpin Eropa kembali mendorong saham-saham di bursa Wall Street ke teritori positif. Indeks Dow Jones dan S&P menguat, namun Nasdaq melemah.
Pelunasan utang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) molor akibat panjangnya proses aturan di Pertamina selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Menko Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan hak karyawan Istaka Karya perlu menjadi prioritas utama terkait penyelesaian pembayaran gaji BUMN yang dinyatakan pailit itu.
Argo Capital cs mencabut permohonan pailit terhadap PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) pada pengadilan niaga Jakarta Pusat. Namun alasan pencabutannya belum jelas.
Pertamina yakin PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) akan bayar utang US$ 300 juta setelah ditandatanganinya (Master of Restructuring Agreement) Jumat nanti.
Pengadilan Niaga Jakpus menunda sidang perdana pailit yang diajukan Argo Capital BV dan Argo Global Holding BV terhadap Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).
Menkeu tidak setuju jika PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) dipailitkan. Jika pailit ini terjadi, maka nasib utang TPPI ke Pertamina dan BP Migas makin tak jelas.