PBNU mengumumkan bahwa Gus Yahya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum sejak 26 November 2025. Rapat pleno akan segera digelar untuk pembahasan lebih lanjut.
Di sana, dia memberi penjelasan soal polemik yang menyebabkan dirinya diminta mundur. Dia mengatakan Syuriah PBNU menyesali atas yang terjadi belakangan ini.
Wakil Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Sulaiman Tanjung, menilai sikap Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya tidak konsisten.