Dalam laporannya, Serikat Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) memperingatkan, lebih dari 20.000 spesies hewan dan tumbuhan di dunia tengah menghadapi kepunahan.Temuan baru, yang memperbarui daftar merah spesies yang terancam punah.
Ikan gupi atau ikan cere atau ‘gambusia' diperkenalkan di Australia lebih dari 100 tahun yang lalu untuk melawan malaria. Namun kini, populasi ikan itu mengganggu ekosistem sehingga akan dibasmi.
Bentuknya mungkin sangat kecil dan bahkan kasat mata, namun ekosistem kecil ini dapat membantu manusia mendaur ulang sampah plastik di lautan. Atau setidaknya dapat membantu menenggelamkan sampah-sampah plastik tersebut.
Ilmuwan Australia menemukan bahwa ancaman pemanasan bumi telah menyebabkan jumlah daratan tanpa es di Antartika semakin meluas. Keadaan ini berbahaya menyebabkan bermunculan spesies-spesies baru, yang disebut 'invasive species'.
Penduduk sekitar pantai La Arena di Cantabria, Spanyol, belum lama ini dikejutkan dengan terdamparnya sebuah hewan raksasa. Hewan tersebut adalah cumi-cumi yang memiliki ukuran mata lebih besar daripada telapak tangan orang dewasa!
Alam bawah laut Halmahera di Maluku Utara memang menyimpan keanekaragaman hewan. Bahkan, baru-baru ini spesies hiu baru ditemukan di sana. Jika beruntung, traveler yang menyelam di sana bisa melihatnya.