Gejolak di pasar saham global akibat kekhawatiran krisis di Eropa dan Amerika Serikat telah menggerus nilai saham-saham secara tajam selama 2 pekan terakhir.
Perkembangan pasar saham global tadi malam terlihat mulai membaik. Indeks DJIA di Wall Street menguat kembali hingga hampir 4% dan indeks S&P 500 naik hingga 4,7%.
Hasil pertemuan Bank Sentral AS membuat Wall Street kembali cerah. Dow Jones bahkan melesat hingga hampir 4% setelah 2 hari sebelumnya terpuruk ke titik terendah sejak 2 tahun terakhir.
Wakil Presiden Boediono menegaskan Indonesia sejauh ini tidak terkena imbas krisis ekonomi di AS dan Eropa. Harga-harga kebutuhan pokok masih wajar, dan iklim ekonomi masih stabil.
IHSG akhirnya ditutup anjlok 155 poin meski sempat cetak rebound tipis di tengah perdagangan sesi II. Investor masih khawatir perekonomian dunia akan kembali masuk masa resesi.
Resesi yang dihadapi oleh AS dan merosotnya indeks saham di wall Street hingga ke posisi terendah sejak akhir 2008, berdampak besar terhadap pasar saham di Asia.