Rupiah masih akan mendapat tekanan baik dari dalam maupun eksternal. Dari dalam negeri, sentimen negatif datang dari ditutupnya Kedubes AS karena masalah keamanan.
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Senin (4/4/2005) ditutup melemah 12 poin ke posisi Rp 9.477 per US$ 1. Salah satu penyebabnyaka karena inflasi yang tinggi.
Pengumuman BPS tentang tingkat inflasi Indonesia pada Maret 2005 sebesar 1,91 persen direspon negatif oleh pasar. Akibatnya nilai tukar rupiah cenderung melemah.