"Pembelaan yang dilakukan Fadli Zon, yang mengatakan penahanan Bahar kriminalisasi ulama, adalah bukti bahwa Prabowo tidak mampu membina kadernya," kata Inas.
"Semua itu diucapkan oleh pasangan Prabowo-Sandi, yang seharusnya berkata dan bertingkah laku sebagai negarawan dan bukan murahan," kata politikus Hanura.
Merespons penembakan pekerja Trans Papua di Nduga, muncul pandangan agar TNI-lah yang memimpin perburuan kelompok kriminal bersenjata (KKB), bukan polisi.
"Pembunuhan terhadap 31 orang pekerja oleh kelompok yang mengaku ingin memisahkan diri dari Indonesia bukan lagi tugas kepolisian," kata Inas Nasrullah Zubir.