Meski tak secara langsung, mahasiswi Pertiwi Darmawanti Oktavia alias Pertiwi atau Tiwi memberikan pernyataan melalui sebuah surat tentang snack Bikini.
Tiwi mengaku tak mengetahui cara pengurusan izin ke Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk snack Bikini buatannya. Dia mengaku awalnya telah berniat untuk mendaftar.
Tiwi, mahasiswi yang memproduksi snack Bikini angkat bicara. Dia menyebut nama Bikini singkatan dari 'Bihun Kekinian' itu berawal dari asal nyeplos semata.
BBPOM Bandung sangat menyayangkan pembuatan dan peredaran snack BIkini. Bisnis itu dinilai tidak didasari dengan pemahaman aturan dan norma di Indonesia.