Setelah dua kali dipanggil, tim kampanye Wiranto-Solah memenuhi panggilan Panwaslu Ambon. Pemanggilan itu terkait pemasangan atribut di tempat terlarang.
Pencopotan atribut capres oleh orang tak dikenal berlanjut. Atribut Amien Rais-Siswono misalnya, selain marak di Jateng, pencopotan juga terjadi di Ambon.
Meniru apa yang dilakukan kiai NU di Jatim, puluhan mahasiswa Semarang yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa IAIN Walisongo mengeluarkan 'fatwa' tolak capres militer dan status quo dan membakar poster para capres.