Nama Maharany Suciono dan Ahmad Fathanah sempat mencuat setelah keduanya ditangkap KPK di sebuah kamar hotel Le Meridien terkait operasi penyergapan dalam kasus suap impor daging.
Nama Maharany Suciyono sempat mencuat ketika kasus suap impor daging mencuat, karena mahasiswi berusia 19 tahun itu ikut tertangkap di dalam hotel bersama seorang tersangka Ahmad Fathanah.
Tujuh tahun menjadi sumber referensi terpercaya, Harian Seputar Indonesia akhirnya resmi berganti nama menjadi Koran SINDO pada 1 Maret 2013. Mengusung tagline Generasi Semangat Baru, koran SINDO
Buka-bukaan kepada wartawan rupanya ada hikmahnya bagi Maharany, mahasiswi yang ikut ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi dalam skandal suap impor daging yang melibatkan bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq.
Maharany (19) sudah menyampaikan permintaan maaf, kepada keluarga, lingkungan dan Universitas Moestopo tempat dia berkuliah. Maaf diterima pihak kampus, tapi harapan disampaikan kepada mahasiswi ini.
Universitas Moestopo bersikap bijak. Maharany (19), mahasiswi komunikasi akan didik untuk lebih baik. Moestopo tetap membuka kesempatan bagi Rani untuk berkuliah menuntut ilmu.
Maharany (19), akhirnya menampakkan dirinya di depan publik setelah sempat ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Ahmad Fathanah. Namun bagaimana kronologis pertemuan Rani dengan Fathanah?
Maharany (19), yang ikut tercokok KPK bersama Ahmad Fathanah bicara soal uang Rp 10 juta. "Nggak munafiklah. Siapa sih enggak mau dikasih uang," ujar Maharany.