Tuduhan ini muncul usai Kementerian Kesehatan Turki mengungkapkan angka harian kasus Corona hanya mencakup pasien dengan gejala dan bukan semua kasus positif.
Islam jelas mengharamkan minuman alkohol, tapi kini banyak produsen mengeluarkan minuman alkohol berlabel halal. Hal ini lantaran ketiadaan alkohol di dalamnya.
Perpanjangan ini juga bisa berlaku hingga dua pekan ke depan tergantung situasi terkini di tengah kekhawatiran atas varian baru virus Corona (COVID-19).
Beberapa negara Eropa dan Timur Tengah memberlakukan larangan penerbangan dari atau menuju Inggris. Hal ini berkaitan dengan varian baru Corona yang ditemukan.