Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 milik TNI AL yang merenggut 53 nyawa prajurit mendorong adanya pemajuan alat utama sistem pertahanan (alutsista).
53 awak kapal selam Nanggal-402 dinyatakan gugur. Anggota DPR RI Muhammad Farahan berharap insiden tersebut bisa jadi momentum perbaikan alutsista TNI.
Menurut Bamsoet, Kementerian Pertahanan bersama TNI harus melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terhadap sistem perawatan alat utama sistem persenjataan.
Sebanyak 53 prajurit TNI gugur dalam KRI Nanggala-402. Dansatsel Koarmada II Kolonel Laut (P) Harry Setiawan menjadi salah satunya. Seperti apa sosoknya?
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menyampaikan duka mendalam atas gugurnya para patriot awak kapal selam yang kini tengah menjadi keprihatinan seluruh negeri.