Rentetan ledakan bom di Surabaya pada Mei 2018 lalu mengungkap modus baru terorisme, yakni menyertakan anak-anak kandung pelaku. Kekejian ini menyentak publik.
Kita tidak pernah sungguh-sungguh tahu apa yang terjadi. Kita sebagai orang awam murni mengandalkan fakta-fakta empiris sebagai pijakan sikap-sikap kita.