Komando militer Iran menolak ancaman Trump untuk menghancurkan infrastruktur vital. Jenderal Aliabadi menyebut pernyataan Trump sebagai tindakan bodoh.
Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa alasan Donald Trump melancarkan serangan adalah karena Iran dituding sedang membuat senjata nuklir.
Kepala keamanan Iran, Ali Larijani, merespons sesumbar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengancam akan menyerang Iran 20 kali lebih besar.