Reuni 212 tetap digelar pada 2 Desember 2020 dengan wajah baru. Pada tahun ini, Reuni 212 tidak lagi digelar di Monas melainkan diselenggarakan secara virtual.
Kesekian kalinya atribut agama 'dikorbankan' sebagai alat justifikasi terorisme, padahal tidak ada satupun agama di dunia ini yang mendukung aksi terorisme.