Selain mengevaluasi permainan, pelatih Nil Maizar harus mampu mengolah mental tim asuhannya menjelang pertandingan perdana kualifikasi Piala Asia 2015. Kekalahan pasukan Merah Putih oleh Yordania dengan skor 0-5 dalam uji coba pada Kamis malam lalu mau tak mau memaksa kondisi psikologis timnas melorot.
Pasukan Garuda hanya bisa mengandalkan kekuatan seadanya saat melawan Irak pada 6 Februari nanti. Tambahan pemain baru bisa didapatkan pada laga kedua saat duel melawan Arab Saudi pada 22 Maret. Itu pun jika Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo sukses merayu tim kontestan Liga Super Indonesia agar melepas pemain.
Timnas Indonesia memikul pekerjaan rumah berat sebelum tampil melawan Irak pada laga perdana kualifikasi Piala Asia 2015, Rabu pekan depan. Pasalnya, anak asuhan Nil Maizar itu kalah telak 0-5 oleh Yordania dalam laga uji coba semalam.
Kita meninggalkan tahun 2012 dengan menyaksikan transisi kepemimpinan di pemain-pemain utama kawasan Asia Pasifik: Jepang, China, Korea Selatan, dan ASEAN. Beberapa isu yang dapat berdampak pada politik regional di Asia Pasifik menyertai proses transisi ini.
Tim nasional akan menguji kemampuan melawan Pro Duta di lapangan Universitas Sumatera Utara, Medan, sore ini. Laga uji coba tersebut bakal dimanfaatkan untuk mencoba beberapa formasi sebelum melakoni laga perdana melawan Irak pada kualifikasi Piala Asia 2015 pada 6 Februari mendatang.
PM Kamboja Hun Sen selaku Ketua ASEAN mendesak Korut untuk membatalkan rencana peluncuran roket. Alasannya, langkah tersebut akan menimbulkan "ketakutan dan ketegangan" bagi wilayah.
Militer Jepang menerjunkan tiga penghancur roket di perairannya. Langkah ini merupakan antisipasi atas rencana peluncuran roket Korut yang diklaim membawa satelit ke luar angkasa.
Korea Utara memastikan meluncurkan roket antara 10 dan 22 Desember. Amerika Serikat dan sekutunya menuduh negara komunis itu tengah menguji coba rudal balistik pembawa nuklir.