Modus komplotan begal ini berpura-pura menanyakan alamat kepada korbannya di jalan raya. Kemudian pelaku menodongkan senjata tajam dan merampas motor korban.
Capres Prabowo Subianto meminta publik tidak cepat menyimpulkan suatu kejadian, contohnya adalah peristiwa teror. Dia menyebut ada otak jahat di dunia intel.
Beredar surat edaran Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan yang meminta pegawai siaga I terkait adanya reuni 212. BIN menegaskan surat itu hoax.