Peluncuran rudal itu dimaksudkan untuk merespons Korut yang meluncurkan rentetan rudal balistik jarak pendek sehari sebelumnya, atau pada Minggu (5/6).
Pertemuan perdana antara Presiden AS Joe Biden dengan Presiden Korsel Yoon Suk-Yeol disebut akan membahas upaya memecah kebuntuan diplomatik dengan Korut.