Sekelompok orang yang menamakan diri sebagai Sahabat Munarman meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperjelas status mantan Sekretaris Umum FPI Munarman.
Ketua KPI Agung Suprio menjadi sorotan netizen usai dirinya 'kabur' dari program Mata Najwa dan menyebut serial animasi Upin Ipin sebagai propaganda Malaysia.
Polri kembali mengirimkan berkas perkara dugaan terorisme mantan Sekum FPI, Munarman ke JPU. Pengacara menilai Munarman tidak pantas ditahan dalam kasus ini.
"Saya tadi melihat Mas Erick, Mas Nadiem, Mbak Nana semuanya monolog, saya sebetulnya juga pengin monolog tapi sudah disediain ini, podium...," kata Jokowi.
PWI menilai Mata Najwa tak melanggar kode etik karena menolak mengungkap identitas wasit yang memberikan kesaksian masih terjadinya pengaturan skor di Liga 1.
Sejumlah ulama dan habaib yang tergabung dalam Ahli Sunnah Waljamaah melakukan rapat dengar pendapat umum bersama Komisi III DPR mengadukan kasus HRS-Munarman.